Destinasi Wajib Dikunjungi Saat Liburan ke Penang Malaysia. Penang di tahun 2025 tetap menjadi salah satu pulau paling hidup dan berwarna di Malaysia. George Town yang masuk daftar Warisan Dunia UNESCO sejak 2008 berhasil memadukan bangunan kolonial, kuil Tionghoa kuno, masjid Melayu, kuil Hindu, dan street art kelas dunia dalam radius yang bisa dikelilingi seharian. Selain warisan budaya, Penang juga punya pantai cantik, bukit hijau, dan reputasi sebagai ibu kota kuliner Asia Tenggara. Baik datang 3 hari atau seminggu, pulau ini selalu terasa kurang karena terlalu banyak yang ingin dikunjungi. BERITA BOLA
George Town dan Street Art yang Hidup: Destinasi Wajib Dikunjungi Saat Liburan ke Penang Malaysia
Pusat kekuatan Penang ada di George Town. Mulailah hari dari Armenian Street, Lebanon Street hingga Cannon Street untuk berburu lebih dari 100 mural dan instalasi besi karikatur yang menceritakan kehidupan sehari-hari penduduk. “Kids on Bicycle” dan “Brother and Sister on Swing” masih menjadi spot foto terpopuler. Setelah itu, jelajahi rumah-rumah klan Tionghoa seperti Rumah Biru (Blue Mansion) dan Rumah Peranakan Pinang Peranakan Mansion yang penuh detail ukiran dan keramik kuno. Jangan lewatkan Khoo Kongsi, rumah marga paling megah di Asia Tenggara dengan atap naga dan lampion merah yang memukau. Semua bisa dijangkau berjalan kaki atau dengan becak tradisional sewaan.
Kuil, Masjid, dan Harmoni Budaya: Destinasi Wajib Dikunjungi Saat Liburan ke Penang Malaysia
Penang adalah contoh nyata toleransi beragama. Kuil Kek Lok Si di Air Itam, kuil Buddha terbesar di Malaysia, menawarkan pagoda tujuh tingkat dan patung Dewi Kwan Yin setinggi 36 meter yang terlihat dari kejauhan. Naik incline railway untuk melihat pemandangan pulau dari atas. Tak jauh dari situ, Kuil Arulmigu Karumariamman memukau dengan ratusan patung dewa-dewi warna-warni. Di sisi lain, Masjid Kapten Keling dan Masjid Melayu Lebuh Acheh mewakili arsitektur Islam klasik yang tenang di tengah kota ramai. Semua tempat ibadah ini terbuka untuk pengunjung dengan berpakaian sopan dan sebagian besar gratis atau hanya meminta sumbangan sukarela.
Alam dan Pantai yang Masih Alami
Di luar kota mungkin panas, tapi cukup 30–45 menit ke utara atau barat, suasana langsung berubah. Taman Nasional Penang di Teluk Bahang adalah satu-satunya taman nasional di pulau dengan jalur trekking ke Pantai Kerachut dan Turtle Sanctuary. Canopy walkway dan jembatan gantung di dalam hutan memberikan pengalaman berbeda. Pantai Batu Ferringhi memang ramai, tetapi jika ingin lebih sepi, lanjutkan ke Teluk Duyung atau Pantai Teluk Kampi di area taman nasional – pasirnya sama putih tapi hampir tanpa orang. Penang Hill masih jadi pelarian favorit saat siang terik: naik funicular tertua di Asia, nikmati udara sejuk 20–23°C dan pemandangan seluruh pulau hingga ke daratan.
Kesimpulan
Penang bukan sekadar destinasi wisata, tapi pengalaman lengkap yang merangsang semua indra: mata dimanjakan warisan dan seni, lidah dimanjakan char kway teow dan laksa, telinga mendengar campuran bahasa Melayu, Hokkien, Tamil, dan Inggris di pasar yang sama. Pulau ini berhasil tetap otentik meski terus berkembang. Tiba di Penang berarti siap jatuh cinta pada perpaduan budaya yang hangat, makanan yang tak pernah membosankan, dan pemandangan yang selalu punya sudut baru untuk difoto. Singkat kata, kalau belum ke Penang, belum lengkap liburan di Malaysia.